Umat Muslim Dianjurkan Puasa Tasu'a dan Puasa Asyuro. Seperti Apa dan Bagaimana Kisahnya?

- Selasa, 2 Agustus 2022 | 13:07 WIB
ilustrasi beribadah (pixabay/konevi)
ilustrasi beribadah (pixabay/konevi)

Baca Juga: Diprediksi Terjadi Hujan Meteor Bertepatan Malam 1 Suro, Simak Tips Cara Menyaksikannya

Namun, lanjutnya, apabila tidak mampu, maka boleh mengerjakan Puasa Tasu'a dan Puasa Asyura (9-10 Muharram) saja.

"Jangan sama puasanya dengan puasa Bani Israil, 'bedakan puasamu dengan puasa orang Yahudi', orang Yahudi itu puasanya cuma tanggal 10 saja. Maka supaya kita beda dengan Yahudi, puasa 9, 10, 11 kalau tak sanggup pilih dua hari saja 9 - 10," jelas Ustadz Abdul Somad, dikutip dari YouTube.

Berikut niat Puasa Tasu'a (9 Muharram)

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

‘’Aku berniat puasa sunah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT."

Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

Yuk Simak Tips Melakukan Rafting Bagi Para Pemula

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:05 WIB
X