Hepatitis Akut Tak Ada Hubungannya dengan Vaksin Covid 19, Dokter Hakam: Pencegahannya Tetap lewat Prokes

- Jumat, 13 Mei 2022 | 21:26 WIB
Dokter Mochamad Abdul Hakam SpPD. /Dok Humas Pemprov Jateng/
Dokter Mochamad Abdul Hakam SpPD. /Dok Humas Pemprov Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com – Dokter Mochamad Abdul Hakam SpPD asal Kota Semarang, menyatakan, hepatitis akut tidak ada hubungannya dengan vaksin Covid-19.

Dengan demikian, beredarnya info yang menyatakan hepatitis akut akibat vaksin Covid-19, itu tidak benar.

''Yang disampaikan beberapa orang tidak bertanggung jawab, bahwa (hepatitis akut) ini disebabkan vaksin Astrazeneca itu, sama sekali tidak benar,'' kata Hakam, ditemui di ruang kerjanya di Semarang, Jumat sore, 13 Mei 2022.

Baca Juga: Percepat Proses Naturalisasi, Jordy Amat dan Sandy Walsh Tiba di Jakarta Akhir Pekan Ini

Dia menjelaskan, vaksin Astrazeneca tidak digunakan untuk anak-anak di bawah 18 tahun.

Menurutnya, reagen yang di dalam Astrazeneca juga adenovirusnya berbeda dengan penyebab hepatitis akut.

Tidak hanya itu, katanya lagi, dalam Astrazeneca tipenya adalah cadok sehingga adenovirusnya sudah dilakukan modifikasi di dalam replikasinya.

Baca Juga: Indonesia Bertahan di Posisi Ketiga Perolehan Medali SEA Games 2021, Tuan Rumah Vietnam Masih Teratas

Sehingga, jelasnya, tidak akan terjadi perkembangbiakan dari adenovirus, sedangkan hepatitis akut adalah subtipe 41.

''Subtipenya berbeda. Kalau di Astrazenica itu cadok. Di hepatitis akut misterius ini tipenya 41. Jadi, sudah bisa disangkal (tidak ada kaitannya Covid-19),'' tegasnya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Yuk Simak Tips Melakukan Rafting Bagi Para Pemula

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:05 WIB
X