Tradisi Syawalan di Kota Pekalongan! Diyakini Membawa Berkah, Warga Antusias Berebut Irisan Jajanan Lopis

- Senin, 9 Mei 2022 | 18:26 WIB
Warga antusias berebut irisan jajanan lopis di Festival Lopis Raksasa di Kota Pekalongan, Senin, 9 Mei 2022. /Dok Istimewa/
Warga antusias berebut irisan jajanan lopis di Festival Lopis Raksasa di Kota Pekalongan, Senin, 9 Mei 2022. /Dok Istimewa/

Ia sendiri datang bersama saudara-saudaranya, untuk datang ke Festival Lopis Raksasa ini, agar bisa menikmati irisan jajanan lopis di Kota Pekalongan ini.

Baca Juga: Remas Payudara Pegawai Bank saat Tawarkan Produk, Mahasiswa PTN di Kota Semarang Diamankan Polisi

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid bersyukur, kegiatan ini bisa kembali digelar setelah libur selama dua tahun akibat pandemi.

''Mudah-mudahan kita semua bisa memelihara tradisi asli dari Kota Pekalongan, salah satunya lopisan ini,'' kata Aaf, sapaan akrabnya.

Meski warga saling berebut, tradisi pembagian jajanan berbahan ketan yang lengket itu berjalan cukup lancar.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Lebaran 2022, Pergerakan Pesawat dan Penumpang Catat Rekor Tertinggi

''Sesuai filosofinya, lopis yang lengket ini, semoga perayaan ini bisa semakin merekatkan seluruh warga Kota Pekalongan, sebagai ikatan seduluran dalam membangun bersama Kota Pekalongan tercinta ini,'' kata Aaf.

Adapun pembuatan kue lopis itu membutuhkan waktu hampir sepekan, membutuhkan bahan sebanyak 500 kg ketan yang dibungkus dengan 300 lembar daun pisang. Kue tersebut dimasak dengan cara dikukus selama berhari-hari.

Lopis raksasa di Kelurahan Krapyak ini, selalu menjadi magnet utama dalam tradisi peringatan Syawalan di Kota Pekalongan. Sedang pembuatan lopis raksasa dilaksanakan di Mushola Darun Na'im, Krapyak.***

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Yuk Simak Tips Melakukan Rafting Bagi Para Pemula

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:05 WIB
X