BRI Berkomitmen Terus Mengembangkan UMKM, Setelah Pertumbuhan Bisnis UMKM di tengah Inflasi ukup Bagus

- Minggu, 20 November 2022 | 10:13 WIB
Bazar Klaster pertandingan binaan BRI dirubung pembeli (dok)
Bazar Klaster pertandingan binaan BRI dirubung pembeli (dok)

Kendati demikian, Indeks Bisnis UMKM pada kuartal III-2022 ini mengalami penurunan dibandingkan kuartal sebelumnya dengan skor 109,4. Hal ini disebabkan oleh adanya penurunan volume penjualan pasca Idul Fitri dan kenaikan harga BBM bersubsidi pada September 2022.

Lalu, survey ini mengungkap bahwa sebagian pelaku UMKM menurunkan pembelian bahan baku akibat kenaikan harga sehingga volume produksi mengalami penurunan.

Selain itu, curah hujan yang relatif tinggi menyebabkan adanya gagal panen tanaman hortikultura, nelayan terkendala melaut, dan membuat aktivitas harian pertambangan dan konstruksi mengalami hambatan.

Hampir seluruh komponen penyusun Indeks Bisnis UMKM kuartal III-2022 mengalami penurunan. Hal terbesar terjadi pada komponen volume produksi/penjualan dikarenakan berlalunya periode lebaran membuat permintaan kembali ke level normal.

Disamping itu, rata-rata harga jual mengalami kenaikan meski tidak setinggi kuartal sebelumnya, mengingat sebagian pelaku UMKM tidak menaikkan harga jual agar volume penjualannya tidak semakin tergerus.

Dengan volume penjualan yang terbatas dan kenaikan harga jual yang lebih kecil, membuat omset penjualan ikut menurun.

Baca Juga: BRI Gunakan Data untuk Memetakan Layanan Keuangan yang Paling Sesuai Bagi Pelaku Usaha Mikro dan Ultra Mikro

Selanjutnya, dengan harga bahan baku yang meningkat dan penjualan yang melemah, membuat pertumbuhan pemesanan dan persediaan barang input serta persediaan barang menjadi melambat.

Di tengah tantangan tersebut, komponen investasi usaha tetap meningkat sejalan dengan optimisme perekonomian Indonesia yang diperkirakan akan tetap baik kedepan.

Dilihat secara sektoral, bisnis UMKM masih mampu tumbuh terbatas, kecuali sektor pertanian. Penurunan bisnis UMKM sektor pertanian disebabkan oleh harga barang input yang relatif tinggi dan sulit didapat.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

Perluas Transaksi Digital, BRI Gandeng Oppo Indonesia

Kamis, 19 Januari 2023 | 07:04 WIB

Fortune Indonesia, Referensi Berita Bisnis Anak Muda

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:58 WIB
X