BRI Optimalkan Potensi UMKM Dalam Menyerap Tenaga Kerja Melalui Holding Ultra Mikro

- Kamis, 10 November 2022 | 17:43 WIB
BRI ikut mengoptimalkan potensi pengrajin gerabah  (Dok)
BRI ikut mengoptimalkan potensi pengrajin gerabah (Dok)

BALI, suaramerdeka-wawasan.com - UMKM sebagai motor perekonomian Indonesia, ternyata menyerap tenaga kerja terbanyak di Indonesia.

Data Kementerian Koperasi & UKM RI menunjukkan bahwa kurang lebih 119,6 juta tenaga kerja terserap di sektor ini. Jumlah itu adalah 96,92% dari total angkatan kerja di Indonesia.

Potensi besar ini dapat dioptimalkan lewat segmen mikro dan ultra mikro. Makanya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, bersama PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang memiliki customer base kuat di sektor tersebut membentuk Holding Ultra Mikro.

Baca Juga: Lewat CSR BRI Gandeng Yayasan UBN Ubah Limbah Masker Non Infeksius Jadi Pot

Harapannya, Holding yang dipimpin BRI ini dapat memberikan akses keuangan untuk pelaku usaha yang selama ini luput dari layanan keuangan formal di Indonesia.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan, bahwa Holding Ultra Mikro akan mampu menyapu pelaku usaha ultra mikro melalui konsep pemberdayaan holistik yang disiapkan perseroan.

Buktinya, menurut Supari, customer base BRI setelah terbentuknya Holding Ultra Mikro mampu melejit hingga mencapai 33 juta dan akan terus diberdayakan agar Naik Kelas.

‘’Mereka kita sapu semua dengan konsep pemberdayaan yang framework-nya itu sudah baku di BRI. Kemudian kita literasi dengan literasi sentuhan, literasi bisnis sedikit saja, maka kapabilitas dan kapasitasnya akan naik luar biasa,’’ tambah Sapari.

Baca Juga: Terus Melakukan Penguatan ESG, BRI Dinobatkan Sebagai Bank dengan Pengelolaan Resiko ESG Terbaik

‘’Bahkan, kalau sudah naik, mereka berpotensi menyerap tenaga kerja lebih besar lagi," ungkap Supari dalam Financial Inclusion Talk yang merupakan acara untuk mendukung agenda prioritas presidensi G20 yang digagas oleh BRI.

Supari juga menjelaskan, bahwa BRI telah melakukan perubahan business model dalam mendukung strategi go smaller, go faster, go shorter.

"Sekarang model bisnis-nya sudah berubah. Kalau dulu kita heavy di pembiayaan, sekarang pembiayaan kita jadikan bagian dari pemberdayaan, sehingga yang di depan adalah pemberdayaan," lanjutnya.

Pemberdayaan Ultra Mikro yang juga melalui pembiayaan akan berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja, dan meningkatkan kesejahteraan serta menanggulangi kemiskinan, tambahnya.

Baca Juga: Lewat Agen BRILink, PMD dan BRI Cafe, BRI Berdayakan Ekonomi Masyarakat NTT

Disamping itu, penyaluran KUR oleh BRI juga telah berhasil meningkatkan jumlah lapangan kerja di Indonesia.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

Perluas Transaksi Digital, BRI Gandeng Oppo Indonesia

Kamis, 19 Januari 2023 | 07:04 WIB

Fortune Indonesia, Referensi Berita Bisnis Anak Muda

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:58 WIB
X