Perkuat Perekonomian Nasional, BRI Jangkau Potensi Ekonomi Kawasan 3T

- Rabu, 2 November 2022 | 19:43 WIB
Petugas BRI menyapa nasabah (istimewa)
Petugas BRI menyapa nasabah (istimewa)

LABUAN BAJO, suaramerdeka-wawasan.com  – Lewat pemberdayaan ekonomi masyarakat, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mengoptimalkan potensi ekonomi di kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Hal ini dimaksudkan untuk mendorong dan memperkuat perekonomian nasional. Dan salah satunya dilakukan BRI di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengatakan, hal ini menjadi salah satu strategi pihaknya menciptakan nilai ekonomi dan sosial bagi masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Baca Juga: Raih Leadership AAA di ESG Disclosure Awards 2022, BRI Persembahkan untuk Insan BRILian

“Kami sudah memiliki framework pemberdayaan yang baku, yang sudah menunjukkan hasil yang signifikan,’’ katanya.

Program-program BRI yang dirancang, lanjutnya, terbukti mengangkat ekonomi masyarakat dan memiliki dampak positif terhadap aspek sosial yang besar.

‘’Model pemberdayaan BRI tersebut, cocok dengan perilaku usaha mikro dan ultra mikro. Kami sudah punya modul dari literasi basic sampai digital,” kata Supari.

Wujud nyata, keberhasilan program pemberdayaan BRI di NTT, salah satunya adalah Agen BRILink Afentinus Janor di Pasar Inpres Batu Cermin Labuan Bajo.

Awal mula menjadi AgenBRILink dilatarbelakangi karena ia merasa kesulitan terhadap akses layanan keuangan di wilayahnya.

Baca Juga: Jalankan BO Valas Bersama Kementerian Keuangan, BRI Mudahkan Penyaluran Dana SP2D Valuta Asing

Afentius yang juga merupakan nasabah BRI ini sudah menjadi AgenBRILink sejak tahun 2019. Mulanya, ia mengakses KUR dari Kantor BRI Unit Labuhan Bajo sebesar Rp10 juta.

Dan sekarang ia telah naik kelas dan mendapatkan pinjaman/kredit komersial sebesar Rp 650 juta. Pinjaman tersebut digunakan untuk modal membeli barang dagangan dan keperluan menjadi agen.

Transaksi yang dilakukan utamanya adalah pencairan program bantuan pemerintah, tarik tunai, transfer BRI, transfer antarbank, pembayaran cicilan, dan pembayaran tagihan.

Adapun transaksi tarik tunai yang dilakukan mulai dari Rp100.000 hingga Rp60 juta, sedangkan untuk transfer kisaran Rp50.000 sampai dengan lebih dari Rp50 juta.

Baca Juga: Anugerah Humas Indonesia 2022: Sunarso CEO Terpopuler di Media Sosial 2022 , BRI Borong Lima Penghargaan

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

Perluas Transaksi Digital, BRI Gandeng Oppo Indonesia

Kamis, 19 Januari 2023 | 07:04 WIB

Fortune Indonesia, Referensi Berita Bisnis Anak Muda

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:58 WIB
X