Cukai Rokok Dinaikkan, PT Nojorono Kudus Lakukan Ekspor di Masa Pandemi

- Selasa, 13 Juli 2021 | 15:29 WIB
Ilustrasi Ekspor dan Impor. /Pixabay
Ilustrasi Ekspor dan Impor. /Pixabay

KUDUS, suaramerdeka-wawasan.com - Harga rokok resmi naik, usai tarif cukai hasil tembakau (CHT) ditetapkan meningkat dengan rata-rata 12,5 persen.

Hal ini diakui berpengaruh terhadap tingkat konsumsi, sehingga produsen pun melakukan sejumlah langkah strategis.

Salah satunya dengan melakukan ekspor perdana di tengah pandemi, seperti yang dilakukan PT Nojorono Tobacco International atau Nojorono Kudus.

Baca Juga: Kapasitas Silinder Motor Kesayanganmu Berapa CC? Ada Tiga Jenis SIM C yang Ditarget Agustus 2021

Arief Goenadibrata, Managing Director PT Nojorono Tobacco International mengemukakan, kenaikan CHT berakibat pada kenaikan harga yang menekan daya beli masyarakat.

“Kami berinisiatif mengambil langkah strategis dengan memperluas jangkauan pasar hingga ke mancanegara yang dinilai memiliki potensi besar. Tahap awal dimulai dengan membidik pasar Asia, khususnya konsumen Indonesia yang tinggal di sana,” katanya, Selasa, 13 Juli 2021.

Namun, ia menyatakan, tidak menutup peluang untuk perluasan ke negara lainnya di masa mendatang.

Baca Juga: Ya, Ampun! Indonesia Catat Angka Kematian Harian Covid-19 Tertinggi di Dunia

Menurutnya, ini juga dilakukan sebagai respons imbauan pemerintah agar produsen sigaret untuk mulai menggiatkan ekspor produknya.

Disampaikan melalui keterangan tertulis, perusahaan tersebut juga berusaha tidak merumahkan pekerjanya akibat pandemi, dengan melahirkan produk baru.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X