Pemerintah Membangun Ekosistem Digital, Diharapkan Jadi Andalan Petani Budidaya

- Minggu, 11 Juli 2021 | 08:40 WIB
Ilustrasi budidaya perikanan. Digitalisasi mendorong efisiensi perikanan budidaya yang sangat menguntungkan petani Indonesia lewat akuakultur. /Pixabay/suju-foto
Ilustrasi budidaya perikanan. Digitalisasi mendorong efisiensi perikanan budidaya yang sangat menguntungkan petani Indonesia lewat akuakultur. /Pixabay/suju-foto

Gibran menyatakan, untuk menciptakan ekosistem akuakultur yang berkelanjutan dibutuhkan usaha bersama.

Melalui Impact Report ini ia berharap masyarakat Indonesia dapat melihat berbagai perkembangan yang diberikan pihaknya di sektor perikanan budidaya.

Perusahaan yang berdiri pada tahun 2013 ini memulai inovasi dengan menciptakan eFisheryFeeder dengan menggunakan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memberikan pakan ikan dan udang secara otomatis.

Alat tersebut diketahui berhasil membantu pembudidaya menghemat penggunaan pakan hingga 30 persen dan meningkatkan kapasitas produksi hingga 26 persen.

Siklus budidaya pun diketahui dapat menjadi lebih singkat sehingga petani mampu panen lebih cepat dan pendapatannya meningkat.

Di sektor hilir, eFishery juga turut andil dalam menghubungkan pembudidaya dengan berbagai agen, distributor, dan mitra horeka (hotel, restoran, kafe).

"Mengutip dari laporan tersebut, secara keseluruhan eFishery telah berkontribusi sekitar USD 26,85 juta atau setara Rp390,43 miliar bagi perekonomian Indonesia melalui pendapatan yang diperoleh pembudidaya dan mitra lainnya," katanya.

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Terkini

X