Pemerintah Membangun Ekosistem Digital, Diharapkan Jadi Andalan Petani Budidaya

- Minggu, 11 Juli 2021 | 08:40 WIB
Ilustrasi budidaya perikanan. Digitalisasi mendorong efisiensi perikanan budidaya yang sangat menguntungkan petani Indonesia lewat akuakultur. /Pixabay/suju-foto
Ilustrasi budidaya perikanan. Digitalisasi mendorong efisiensi perikanan budidaya yang sangat menguntungkan petani Indonesia lewat akuakultur. /Pixabay/suju-foto

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Sektor perikanan budidaya di Indonesia menjadi andalam pembudi daya untuk meraih pendapatan yang lebih tinggi.

Perikanan budidaya dengan total produksi 100 juta ton per tahun kini baru mencapai sekitar 16 persen.

Untuk itu, perlu adanya peningkatan guna mencapai target yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Diharapkan dengan membangun ekosistem digital, perikanan budidaya di Indonesia jadi andalan petani pembudi daya untuk meraih pendapatan lebih tinggi karena sektor ini mulai tumbuh pesat.

Baca Juga: Penyebaran Covid-19 Tak Terkendali, Fadli Zon : Masyarakat Dikekang PPKM Darurat, TKA China Bisa Masuk

"Potensi Indonesia di bidang perikanan budidaya sangat tinggi, namun kita masih tertinggal oleh negara lain seperti China karena mereka lebih unggul dalam penguasaan teknologi,'' ujar Chief Executive Officer (CEO) dan Co-founder eFishery, Gibran Huzaifah.

Menurut Gibran, eFishery siap mendukung merealisasikan target pemerintah dalam meningkatkan produksi perikanan budidaya dengan beragam inovasi produk yang end-to-end dan sesuai dengan kebutuhan pembudidaya.

Seperti diketahui, eFishery merupakan perusahaan rintisan (startup) yang fokus mengembangkan inovasi di bidang teknologi akuakultur demi mendorong produktivitas pembudidaya ikan dan udang di seluruh Indonesia.

Lebih dari 6.000 kelompok pembudidaya di lebih dari 250 kota/kabupaten di seluruh Indonesia telah bergabung dalam ekosistem digital eFishery dan merasakan berbagai dampak nyata yang dibawa oleh startup tersebut.

Pencapaian tersebut terangkum dalam Laporan Dampak (Impact Report) yang baru saja dirilis eFishery.

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Terkini

X