Zulhas Prediksi Harga Gandum Dunia Membaik, Mustahil Mi Instan Naik Drastis

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:54 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, saat meninjau Pasar Wates, Kulon Progo, DIY, Kamis, 11 Agustus 2022. /Dok Istimewa/
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, saat meninjau Pasar Wates, Kulon Progo, DIY, Kamis, 11 Agustus 2022. /Dok Istimewa/

KULON PROGO, suaramerdeka-wawasan.com - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, memprediksi harga gandum dunia akan membaik pada bulan September 2022 mendatang.

Ia mengatakan, prediksi membaiknya harga gandum dunia ini, seiring dengan hasil produksi yang membaik dari negara-negara pengekspor, serta pembukaan keran ekspor Ukraina.

''Saya kira September turun harga gandum. Turun,'' jelas Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, usai penandatanganan Nota Kesepahaman Kementerian Perdagangan dan PBNU di Hotel Melia Purosani, Jogya, Rabu malam, 10 Agustus 2022.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J, Siapa Menyusul Terseret Pelanggaran Kode Etik Polri?

Menurutnya, saat ini negara penghasil gandum seperti Australia, Kanada dan Amerika Serikat telah membaik, setelah sempat mengalami penurunan hasil panen.

''Jangan lupa kemarin panen gandum Australia itu gagal, Kanada gagal, Amerika sebagian gagal, dipicu lagi (perang) Rusia-Ukraina. Gandumnya Ukraina nggak bisa keluar harga memang agak naik, tapi sekarang sudah dibuka.

Australia panen bagus, Kanada panen bagus, Amerika bagus, tambah Ukraina sudah dibuka gandumnya,'' katanya.

Baca Juga: Nathalie Holscher Usai Cerai dengan Sule, Dinafkahi Rp25 Juta per Bulan plus Dapat Rumah dan Dua Mobil

Dikatakan, jika di pasar harga mi instan naik, disebabkan adanya inflasi yang mencapai 4,9 persen, otomatis harga mi instan mengalami kenaikan empat sampai lima persen di pasaran.

''Kenaikan harga mi instan, ya kalau naik sedikit mungkin sesuai inflasi, 5 persen, 4 persen, inflasi kita 4,9 persen,'' jelas Zulhas.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X