Harga Bawang Merah Mulai Turun, Petani Brebes Berharap Tak Anjlok karena Pupuk dan Benih Mahal

- Kamis, 21 Juli 2022 | 20:12 WIB
Ilustrasi bawang merah di pasar. /Dok Istimewa/
Ilustrasi bawang merah di pasar. /Dok Istimewa/

BREBES, suaramerdeka-wawasan.com - Harga bawang merah yang kini berangsur menurun, malah membuat para petani di Kabupaten Brebes berharap tidak anjlok lantaran harga benih dan pupuk sekarang mahal.

Salah satu petani bawang merah di Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Sokib (57) mengatakan, harga bawang merah di tingkat petani sudah kembali turun setelah sempat mencapai Rp60 ribu per kilogram.

''Sekarang harga sudah turun jadi Rp25 ribu per kilo. Sudah sekitar 10 hari ini turun,'' jelas Sokib saat ditemui Kamis, 21 Juli 2022 dikutip dari suara.com.

Baca Juga: Banjir Bandang di Kecamatan Margoyoso Pati Sisakan Kerugian, Pemilik Pabrik Kerupuk Usahanya Hancur

Menurut Sokib, turunnya harga karena para petani sudah mulai panen, sehingga pasokan bawang merah di pasaran mulai melimpah.

‎''Saya juga sudah seminggu ini panen. Alhamdulillah hasil panennya bagus walaupun masih sering hujan. Di tempat lain ada yang kena banjir, jadi bawang merahnya rusak,'' katanya.

Sokib mengaku, memanen bawang merah di lahan seluas satu bahu, hasil panennya sebanyak dua ton.

Baca Juga: Pesawat Citilink QG 307 Mendarat Darurat di Bandara Juanda Surabaya, Sang Pilot Meninggal

''Dengan harga Rp25 ribu dan hasil panen bagus, sudah bisa untun‎g,'' jelasnya.

Ketua Asosiasi Bawang Merah Indonesia (ABMI), Juwari mengatakan, ‎sebagian petani bawang merah di Brebes memang sudah mulai panen, sehingga pasokan ke pasaran meningkat yang berimbas turunnya harga.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X