Corona Jadi Sorotan, Bank Dunia Bakal Gelontorkan Dana 500 Juta Dolar AS untuk Indonesia

- Jumat, 18 Juni 2021 | 15:58 WIB
Bank Dunia akan gelontorkan dana untuk Indonesia dalam jumlah fantastis. /Pixabay/gerald altmann
Bank Dunia akan gelontorkan dana untuk Indonesia dalam jumlah fantastis. /Pixabay/gerald altmann

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Bank Dunia akan menggelontorkan uang sebesar 500 juta dolar AS atau setara dengan Rp7 triliun.

Pemberian dana tersebut telah disetujui oleh Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia.

Dilansir dari Antara, pemberian dana tersebut dimaksudkan untuk menyelesaikan permasalahan Covid-19 di Indonesia, salah satunya yakni terkait penyaluran vaksin secara aman dan efektif.

Baca Juga: Kapok Berseteru Lagi, Kalina Oktaranny Ajukan Beberapa Syarat pada Vicky Prasetyo

"Pemberian dana tersebut juga akan memperkuat ketahanan sektor kesehatan Indonesia dan meningkatkan kapasitas dalam melakukan tanggapan pada saat dan setelah pandemi," kata Direkrut Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste, Satu Kahkonen.

Dalam memberikan dana tersebut, Bank Dunia menggunakan pendekatan berbasis hasil.

Pendekatan tersebut dimaksudkan untuk mendorong penggunaan sistem pemerintah dan menambahkan dana sebelumnya.

Baca Juga: Imbas Instruksi Jokowi: 8.217 Preman dan Pelaku Pungli Ditangkap, 214 Diproses dan 382 Tahap Penyidikan

Sebelumnya, pemerintah telah mendapatkan dana dan digunakan untuk mendukung peningkatan kapasitas dalam hal isolasi pasien, ketersediaan tempat perawatan kritis, kapasitas pengujian, serta memperkuat komunikasi risiko publik, pengawasan, dan kesiapsiagaan menghadapi pandemi.

Selain Bank Dunia, pemerintah Indonesia juga mendapatkan bantuan lain dari mitra pembangunan internasional.

"Dukungan dari Bank Dunia ini bersama dengan dukungan para mitra pembangunan internasional lainnya akan memperkuat berbagai upaya pemerintah Indonesia untuk menekan dampak pandemi secara efisien, serta meningkatkan sistem dan layanan perawatan kesehatan," ujar Satu Kahkonen.

Ada tiga hal yang akan menjadi tujuan alokasi dana dari Bank Dunia yaitu penyelenggaraan layanan kesehatan yang lebih baik, pengawasan dan pengendalian mutu di laboratorium yang lebih kuat, serta komunikasi dan koordinasi yang lebih baik dalam distribusi vaksin.

Selain itu, dengan dana tersebut, fasilitas rumah sakit juga bisa ditingkatkan untuk memberi pelayanan kesehatan termasuk kepada pasien non Covid-19, kebutuhan perempuan, dan kelompok rentan.

Total dana bantuan yang diperoleh pemerintah Indonesia sebanyak 1,245 miliar dolar AS atau sekira Rp16,8 triliun.

Bantuan tersebut selain berasal dari Bank Dunia, juga dari Asian Infrastucture Investment Bank (AIIB), dan KfW Pemerintah Jerman.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X