Bawang Merah dan Cabai di Jateng Surplus tapi Harga Naik, Ganjar Menduga Piknik ke Daerah Lain

- Jumat, 8 Juli 2022 | 16:26 WIB
Ilustrasi bawang merah dan cabai. /Dok Istimewa/
Ilustrasi bawang merah dan cabai. /Dok Istimewa/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyusun langkah cepat untuk mengatasi inflasi yang terjadi di wilayahnya, yang pada Juni 2022 naik 4,97 persen.

Menurut Ganjar, salah satunya dilakukan operasi pasar terhadap penyebab inflasi pada enam daerah yakni di Kota Semarang, Surakarta, Tegal, Banyumas, Kudus, dan Cilacap.

Ia mengatakan, beberapa komoditi yang menyebabkan inflasi di Jawa Tengah adalah kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, angkutan udara, dan telur ayam ras.

Baca Juga: Sule Tak Masalah Digugat Cerai Nathalie Holscher: Hidup Berpasangan Milik Tuhan

''Menariknya di Jawa Tengah itu surplus semua, makanya ini surplus tapi kok harganya tinggi. Dugaan saya bawang merah sama cabainya piknik ke beberapa daerah lain yang membutuhkan,'' kata Ganjar dalam keterangannya di Semarang, Kamis, 7 Juli 2022.

Dia menjelaskan, langkah penanganan jangka pendek akan segera diambil, salah satunya adalah operasi pasar di enam daerah inflasi tinggi.

Ganjar juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan mengintervensi distribusi sejumlah komoditi.

Baca Juga: Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak saat Pidato, Mengalami Henti Jateng

''Ini enam kota besok akan kita ajak bicara, apakah di tingkat kabupaten/kota itu sudah akan melakukan intervensi,'' ujarnya.

Langkah lain, lanjut Ganjar, jika fluktuasi terjadi tinggi maka potensi daerah akan digerakkan, misalnya dengan BUMD Citra Mandiri Jawa Tengah (CMJT) yang sudah menjadi Perseroda.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X