Harga Cabai di Seluruh Pasar Mahal, Kabupaten Temanggung Malah Setiap Bulan Surplus

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 20:11 WIB
Petani sedang memetik cabai di Kabupaten Temanggung. /Dok Istimewa/
Petani sedang memetik cabai di Kabupaten Temanggung. /Dok Istimewa/

TEMANGGUNG, suaramerdeka-wawasan.com - Ketika harganya mahal di hampir seluruh pasar di Indonesia, produksi cabai di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, justru mengalami surplus.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung, Joko Budi Nuryanto, mengatakan, surplus cabai di wilayahnya itu berdasarkan data Early Warning System (EWS) bulan Juni hingga Agustus 2022.

Ia menyebutkan, produksi bulan Juni 2022 cabai besar sebanyak 2.323 ton dengan kebutuhan masyarakat 229, ton dan produksi cabai rawit 1.411 ton dengan kebutuhan hanya 216 ton.

Baca Juga: Selundupkan Heroin ke Singapura, Warga Malaysia Dihukum Gantung Pekan Depan

Kemudian, katanya lagi, pada Juli 2022 diperkirakan produksi cabai besar sekitar 2.314 ton dan cabai rawit 1.163 ton, dengan perkiraan kebutuhan masing-masing 249 ton dan 238 ton.

Selanjutnya, jelas Joko, perkiraan bulan Agustus 2022 produksi cabai besar 992 ton dan cabai rawit 1.235 ton, dan masing-masing untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Temanggung 236 ton dan 223 ton.

''Setiap bulan Kabupaten Temanggung surplus cabai, maka kelebihan produksinya dijual ke daerah lain termasuk ke Jakarta,'' kata Joko dalam keterangannya di Temanggung pada Sabtu, 2 Juli 2002 dikutip dari Antara.

Baca Juga: Bandara Internasional Jenderal A Yani Semarang Bergairah Lagi, Rute Penerbangan Ditambah

Joko juga menyampaikan, luas tanaman cabai di Kabupaten Temanggung pada Juni-Agustus 2022 sekitar 40-95 hektare, dan cabai rawit 65-115 hektare.

Menurut dia, dari 20 kecamatan di Kabupaten Temanggung, hampir semua wilayah menghasilkan cabai, namun ada beberapa daerah yang produksinya menonjol yakni Parakan, Kledung, dan Ngadirejo.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X