BRI Jadi BUMN Penyumbag Deviden Terbesar bagi Negara Tahun 2020

- Rabu, 16 Juni 2021 | 14:09 WIB
Gedung BRI. /Dok. BRI
Gedung BRI. /Dok. BRI

Artinya aset mengalami pertumbuhan yang sehat dan menghasilkan profitabilitas yang positif pula.

Baca Juga: Lagi-lagi Israel Serang Palestina, Nyatakan Siap untuk 'Pertempuran Baru'

“Dengan kondisi fundamental yang baik dan sehat ini, ke depan kami yakin terus mampu mendeliver social values dan economic value kepada seluruh stakeholder dan menjadi mitra utama pemerintah dalam upaya membangkitkan perekonomian nasional. Saya kembali sampaikan bahwa BRI memang fokusnya di segmen mikro namun apa yang dikerjakan BRI berdampak makro terhadap perekonomian nasional,” ujarnya.

Ke depan, BRI berkomitmen menjaga tren pertumbuhan kinerja agar terus sustain dan memberikan pertumbuhan positif.

Dua strategi utama BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan yakni melalui pemberdayaan UMKM di Indonesia yakni pertama dengan menaik kelas-kan pelaku UMKM di Indonesia, dari mikro menjadi kecil dan kecil menjadi menengah.

Strategi kedua yakni BRI terus mencari sumber pertumbuhan baru sehingga BRI akan menyalurkan pinjaman ke segmen yang lebih kecil lagi (ultra mikro).

Maka saat ini BRI menyiapkan strategi go smaller (pinjaman lebih kecil), go shorter (dengan tenor yang pendek-pendek), dan go faster (melalui proses digitalisasi maka proses kredit menjadi lebih cepat).

Dan, tentunya pada akhirnya BRI ingin melayani masyarakat sebanyak mungkin, dengan biaya semurah mungkin.

Disamping itu, BRI juga akan terus berkontribusi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui penyaluran berbagai stimulus yang dapat meningkatkan konsumsi dan daya beli masyarakat yang akan meningkatkan permintaan kredit nasional.

Strategi "Business Follow the Stimulus" tersebut difokuskan BRI kepada UMKM dan BRI berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan kredit tetap harus berkualitas.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X