Penyaluran Pupuk Bersubsidi, DPR : Program Kartu Tani Tak Efektif, Perlu Dievaluasi

- Selasa, 15 Juni 2021 | 11:10 WIB
Sejumlah pekerja mengangkut pupuk urea bersubsidi di gudang lini III PKC di wilayah Kabupaten Karawang. /Pikiran-Rakyat.com/Dodo Rihanto
Sejumlah pekerja mengangkut pupuk urea bersubsidi di gudang lini III PKC di wilayah Kabupaten Karawang. /Pikiran-Rakyat.com/Dodo Rihanto

Pasalnya, Presiden Joko Widodo turut mempertanyakan dampak dari kebijakan subsidi secara signifikan terhadap peningkatan produksi pupuk nasional bahkan ia meminta program pupuk bersubsidi untuk dievaluasi.

“Apalagi tahun awal tahun 2021 ini kebijakan subsidi mendapat sorotan tajam dari Presiden Joko Widodo yang mempertanyakan dampaknya secara signifikan terhadap peningkatan produksi nasional bahkan Presiden Joko Widodo meminta gara program pupuk bersubsidi dievaluasi karena dinilai ada yang salah dalam penyalurannya,” ucapnya.

Selain pada data, permasalahan lainnya terdapat pada distribusi pupuk bersubsidi yang tidak tepat waktu.

Hal tersebut, jelas memunculkan pertanyaan terkait penyusunan time schedule masa penyaluran yang dimulai dari perencanaan kebutuhan pupuk hingga waktu pupuk subsidi kepada petani.

“Sangat disayangkan masalah ini berulang setiap tahun tanpa ada pembenahan yang mendasar. Hal ini berpotensi terhambatnya penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani dan menimbulkan kekisruhan ketika menghadapi musim tanam,” ucapnya.

 

Halaman:

Editor: Kusmiyanto

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

X