Luhut Ditunjuk Urusi Minyak Goreng, Anggota Komisi VI Fraksi PDIP DPR RI Mempertanyakan

- Selasa, 24 Mei 2022 | 14:01 WIB
Kolase Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Sitorus. /Dok Istimewa/
Kolase Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Sitorus. /Dok Istimewa/

Misalnya, kata dia, ketika menjadi komandan penanganan masalah pandemi, muncul isu bisnis antigen dan PCR yang bikin heboh.

Baca Juga: Penjualan Minyak Goreng Kemasan Sederhana HET Rp14.000 per Liter, Pemerintah Tunjuk Bulog

Kemudian, tambahnya lagi, ketika ditunjuk menjadi Ketua Dewan Sumber Daya Air Nasional, santer juga di media tentang keterlibatan LBP dalam perseteruan konsesi proyek pembangunan PLTA terbesar di ASEAN yang rencananya dibangun di Sungai Kayan, Kalimantan Utara.

''Saya khawatir, sebentar lagi isu kedekatan Pak Luhut dengan para pemain sawit akan menjadi buah bibir di tengah masyarakat,'' tuturnya.

''Jika itu terjadi, kasihan Pak LBP yang sudah banyak tanggung jawab kembali jadi sasaran rumor lagi. Apalagi jabatannya sudah sangat banyak, kesannya jadi seolah-oleh tidak ada orang lain yang bisa bekerja selain LBP,'' sambungnya.

Baca Juga: Pasokan Kelapa Sawit Melebihi Kebutuhan Nasional, Jokowi Buka Lagi Kran Ekspor CPO Berikut Produk Turunannya

Lebih lanjut, Deddy mengatakan, bahwa masalah minyak goreng itu adalah masalah konsistensi dalam penegakan aturan dan UU yang sudah ada.

Menurutnya, tugas dan kewajiban kementerian, lembaga, aparat penegak hukum, Pemda sudah sangat jelas.

Musuh dari kelangkaan itu, jelasnya, adalah regulasi yang tidak dilaksanakan, sinergi yang tidak berjalan, hingga akhirnya membuka ruang bagi spekulasi, manipulasi dan penyeludupan.

Baca Juga: Pemerintah Berlakukan PPKM Lagi hingga 6 Juni 2022, Enam Daerah di Jateng Masuk Level 1

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X