Karut Marut Soal Harga Minyak Goreng, Anggota Komisi VI DPR Kecewa dengan Penjelasan Menteri Perdagangan

- Kamis, 17 Maret 2022 | 21:23 WIB
Ilustrasi Komisi VI DPR RI. /Dok Istimewa/
Ilustrasi Komisi VI DPR RI. /Dok Istimewa/

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi mengakui, tidak punya wewenang untuk menindak pihak-pihak yang melakukan penimbunan minyak goreng, karena berada di luar kewenangan Kemendag.

Hal itu dikatakan Mendag Muhammad Lutfi, dalam rapat bersama dengan Komisi VI DPR menjawab pertanyaan anggota Komisi VI DPR RI fraksi Golkar, Ichsan Firdaus, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 17 Maret 2022.

Seperti diketahui, Ichsan Firdaus menyinggung persediaan atau stok minyak goreng yang justru muncul, ketika kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan dihapus.

Baca Juga: DJ Chantal Dewi Rutin Nyabu Tiga Kali Sebulan Sejak 2009, Terancam Empat Tahun Penjara

''Coba bayangkan ketika ada HET Rp 14 ribu, yang namanya barang itu hilang Pak Menteri. Tiba-tiba sekarang ada kebijakan Rp 24 ribu, kami lihat barangnya ada atau tidak,'' kata Ichsan.

Ichsan pun mengaku kecewa, jika Lutfi mengatakan tidak bisa menyelesaikan atau mengendalikan persoalan yang terjadi kekinian.

Menanggapi hal itu, Lutfi langsung memberikan jawaban, bukan Kemendag tidak bisa mengendalikan situasi atau menyelesaikan permasalahan, hanya saja persoalan penimbunan minyak di luar kewenangannya untuk menindak.

Baca Juga: Polresta Barelang Kepri Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu 22.249 Kg, Diperkirakan Senilai Rp33,5 Miliar

''Maaf saya koreksi Pak Ichsan. Saya mengatakan, bahwa tidak bisa saya menangkap orang-orang ini berbasiskan dengan apa yang saya punya. Jadi kalau saya mesti policy ini menghadapi penjahat yang nakal, di luar kewenangan Kemendag,'' kata Lutfi.

Ichsan tak berhenti sampai di situ. Ia kemudian merespons lagi, yang menurutnya Kemendag memang tidak bisa bekerja sendirian untuk menyelesaikan permasalahan.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X