Dalam Situasi Pandemi, Ekspor Jateng hingga November 2021 Meningkat 57,33 Persen

- Selasa, 4 Januari 2022 | 19:14 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Adhi Wiriana, dalam rilis virtual./Dok Diskominfo Jateng/
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Adhi Wiriana, dalam rilis virtual./Dok Diskominfo Jateng/

SEMARANG, suaramerdeka-wawasan.com - Meski dalam situasi pandemi, ekspor Jateng hingga November tahun 2021 meningkat 57,33 persen dibanding tahun 2020.

Pada tahun 2020 dari 688,45 juta dolar AS, meningkat jadi 1.083,13 juta dolar AS pada tahun 2021.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Adhi Wiriana, dalam rilis virtualnya pada Senin, 3 Januari 2022.

Baca Juga: Selain Cassandra Angelie, Polisi Sebut Masih Ada Artis Lain Terlibat Prostitusi Online

Menurut dia, barang industri pengolahan mendominasi ekspor dengan besaran 93,96 persen dari nonminyak dan gas (migas).

''Lebih banyak industri pengolahan 93,96 persen. Migas 4,43 persen dari Cilacap, pertanian 1,69 persen. Tambang dan lainnya 0,01 persen,'' jelasnya.

Disebutkan, negara tujuan ekspor Jateng didominasi Amerika Serikat dengan nilai 3.719,45 juta dolar AS, kemudian Jepang senilai 837,85 juta dolar AS, dan Tiongkok. dengan nilai ekspor 659,31 juta dolar AS.

Baca Juga: Ribuan Stok Vaksin Dekati Kedaluwarsa, Ganjar Minta Sejumlah Daerah di Jateng agar Waspada

''Ini menandakan perekonomian Jateng mulai menggeliat maju. Kebanyakan (ekspor) dari hasil industri,'' tandasnya.

Dikatakan, beberapa barang yang mengalami kenaikan ekspor dari nonminyak di antaranya, pakaian dan aksesorisnya (rajutan), pakaian dan aksesorisnya (bukan rajutan), perabotan lampu, alat penerangan, kayu dan barang dari kayu, serta alas kaki.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

Piye Ki...Harga Gas Melon Juga Mau Dinaikkan

Kamis, 14 April 2022 | 22:22 WIB

Duh...Harga Pertalite dan Solar akan Naik Luurr!!

Kamis, 14 April 2022 | 21:33 WIB
X