Adanya Akses Jalan Tol, Industri Alat Berat di Kabupaten Tegal Kembali Bergairah

- Kamis, 10 Juni 2021 | 16:55 WIB
SERAHKAN CENDERAMATA: Direktur Utama PT Komatsu Indonesia, Pratjojo Dewo memberikan cenderamata kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal, Nur Ma mun saat acara Revitalisasi Industri Alat Berat Tegal dengan Program Link And Match dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di LIK Takaru di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Kamis (10/6). Foto: SMN/Dwi Putro GD (Dwi Putro GD)
SERAHKAN CENDERAMATA: Direktur Utama PT Komatsu Indonesia, Pratjojo Dewo memberikan cenderamata kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal, Nur Ma mun saat acara Revitalisasi Industri Alat Berat Tegal dengan Program Link And Match dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di LIK Takaru di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Kamis (10/6). Foto: SMN/Dwi Putro GD (Dwi Putro GD)

SLAWI, suaramerdeka-wawasan.com - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia, membuat industri alat berat lesu.

Bahkan, titik terendah produksi alat berat yang diproduksi PT Komatsu Indonesia turun hingga 70 persen.

Hal itu berimbas pada Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Tegal yang merupakan supplier PT Komatsu Indonesia.

Baca Juga: Cegah Kerumunan, Pendaftaran Vaksinasi Mulai Senin Diubah Sistem Online

Tahun lalu, produksi alat berat barang jadi hanya menyisakan 30 persen, dan penurunan sekitar 70 persen, kata Direktur Utama PT Komatsu Indonesia, Pratjojo Dewo, saat acara Revitalisasi Industri Alat Berat Tegal dengan Program Link And Match dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Lingkungan Industri Kecil (LIK) Takaru di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Kamis (10/6).

Dalam kesempatan itu, PT Komatsu Indonesia melakukan penandatangan MoU dengan Himpunan Pemasok Industri Alat Berat Tegal sebagai tindaklanjut dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Dikatakan, kerja sama yang dijalin PT Komatsu dengan IKM komponen alat berat Kabupaten Tegal telah terjalin lebih dari 25 tahun lalu.

Baca Juga: Polisi Musnahkan Ratusan Knalpot Brong Hasil Razia

Industri ini semakin berkembang, termasuk industri komponen pendamping alat berat. Namun, diakui adanya penurunan produksi saat awal Pandemi Covid-19.

Kini, industri alat berat kembali bergairah. Hal itu dibuktikan dengan menambah jumlah orderan pada IKM Tegal tiga kali lipat dengan jumlah barang meningkat dua kali lipat.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Sumber: SM Network

Tags

Terkini

X