Full Time. Melakukan Pergantian Kiper Hingga Tiga Kali, Gawang Timnas Indonesia U-20 Kebobolan Berkali Kali

- Jumat, 18 November 2022 | 01:55 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-20, Ronaldo Kwateh mencoba merebut bola dari pemain Timnas Prancis U-20
Pemain Timnas Indonesia U-20, Ronaldo Kwateh mencoba merebut bola dari pemain Timnas Prancis U-20

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.comTimnas Indonesia U-20 akhirnya mendapatkan pelajaran berharga dari Timnas Prancis U-20 setelah dibungkam oleh lawannya itu enam gol tanpa balas.

Dalam laga yang digelar di Stadion Pinatar Arena Football Centre, Murcia, Spanyol, Timnas Indonesia U-20 sudah tertinggal 0-3 di babak pertama dalam laga uji coba yang juga turnamen Costa Calida Region de Murcia Football Week.

Gol-gol Timnas Prancis U-20 lebih karena kesalahan pemain-pemain Timnas Indonesia U-20. Seperti gol pertama yang mutlak kesalahan Cahya Supriyadi yang melakukan kesalahan passing.

Baca Juga: Babak Pertama. Timnas Indonesia U-20 Tertinggal 0-3 dari Timnas Prancis U-20

Akibatnya, gol ppertama ini langsung mengganggu mental, terutama pemain belakang Timnas Indonesia U-20. Akibatnya, koordinasinya sedikit kacau hingga lahirlah gol kedua dari serangan sayap kanan.

Sedangkan gol ketiga Timnas Prancis U-20 lahir dari titik penalti setelah pemain belakang Indonesia membuang bola, tetapi saat jatuh kakinya membentur kaki lawan sehingga dihukum penalti oleh wasit.

Muhammad Ferarri, Kapten Timnas Indonesia U-20 memang sempat memprotes, tetapi keputusan wasit tidak berubah, 3-0 untuk Timnas Prancis U-20.

Gol keempat Timnas Prancis, dicetak oleh kapten timnya yang dengan teknik individunya yang cukup bagus, memperdaya Kiper Daffa Fasya yang masuk menggantikan Cahya.

Timnas Prancis U-20 sempat mendapatkan penalti kedua, setelah gol keempat karena handball pemain belakang Indonesia. Beruntung Daffa tampil brilian mengganggalkan eksekusi pemain Timnas Prancis U-20.

Namun gol kelima Timnas Prancis U-20 akhirnya lahir juga setelah dalam sebuah serangan balik, para pemain belakang Indonesia terlambat turun, sedingga dalam sebuah kombinasi wallpass pemain-pemain depan Tiimnas Prancis U-20, memperdaya Daffa yang sebenarnya menahan sakit akibat cedera kaki kiri.

Daffa sendiri akhirnya ditarik keluar dan dimasukkan Aditya Arya. Ini menjadi yang pertama Shin Tae-yong melakukan pergantian kiper hingga tiga kali dalam uji coba.

Aditya sendiri akhirnya juga harus merasakan memungut bola dari gawangnya usai Timnas Prancis U-20 mencetak gol keenam sepanjang pertandingan ini, di penghujung laga sekaligus menutup pertandingan.

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X