Arema Disanksi Komdis. PSSI: Ini Baru Laws of The Game, yang Lain Diserahkan Polisi

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 00:41 WIB
Ilustrasi Komdis
Ilustrasi Komdis

JAKARTA, suaramerdeka-wawasan.com - Komite Disiplin PSSI resmi menjatuhkan sanksi untuk Arema FC akibat tragedi Kanjuruhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022 malam.

Seperti diketahui, akibat Kerusuhan Arema vs Persebaya ini, sebanyak 125 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka baik ringan maupun berat.

Atas insiden Kerusuhan Aremania ini, PSSI langsung membentuk tim investigasi untuk mengungkap dan menyelidiki kejadian ini dari sisi sepakbola.

Baca Juga: Kapolda Jatim Minta Maaf dan Janji Menindak yang Bersalah dalam Kasus Tragedi Kanjuruhan

Setelah sejak Minggu, 2 Oktober 2022 melakukan investigasi, pada Selasa, 4 Oktober 2022, Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, menggelar jumpa pers.

Pada kesempatan ini, Ketua Asprov Jatim Ahmad Riyadh yang sekaligus juru bicara tim investigasi PSSI, ikut mendampingi.

Hasil investigasi ini, akhirnya Komdis PSSI memutuskan Arema FC tidak saja dilarang jadi tuan rumah sampai sisa musim, tetapi mereka harus menyelenggarakan pertandingan dengan jarak 210 kilometer dari Kanjuruhan.

‘’Klub Arema FC juga dikenakan sanksi denda sebesar Rp 250 juta. Yang ketiga, pengulangan terhadap pelanggaran terkait hal di atas akan berakibat pada hukuman yang lebih berat. Ini adalah hasil sikap kepada klub dan panitia pelaksanaanya,’’ kata Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing.

Baca Juga: Presiden Bentuk TGIPF, dan Ditarget Tuntas Dalam Sebulan. Ini Tugasnya

Yang lain, Abdul Haris, sebagai Ketua Pelaksana disanksi seumur hidup tak boleh beraktifitas di sepakbola.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

BRI Liga 1 Dipastikan Kembali Bergulir Tiga Hari Lagi

Sabtu, 3 Desember 2022 | 00:33 WIB
X