Khofifah: Pemerintah Berikan Santunan Pada Korban Meninggal dan Luka-luka

- Senin, 3 Oktober 2022 | 00:05 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa

MALANG, suaramerdeka-wawasan.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pemerintah provinsi terus memantau perkembangan Kerusuhan Arema vs Persebaya yang menewaskan 125 suporter Aremania.

Khofifah mengatakan bahwa pihaknya kini tengah mendata, untuk memberikan bantuan bagi para korban, baik yang meninggal maupun yang mengalami luka-luka.

Saat ini, kata Khofifah, ada 33 orang yang masih dirawat di rumah sakit karena kondisi luka-lukanya atau kondisi fisiknya masih cukup berat.

Baca Juga: Laga PSIS Semarang vs Bhayangkara FC Batal Digelar. Tunggu Jadwal Baru

‘’Kami pemerintah provinsi sudah menyalurkan kepada sebagai korban meninggal santunan dari pemerintah provinsi sebesar Rp 10 juta,’’ katanya saat mendampingi Menpora Zainudin Amali, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan di Stadion Kanjuruhan Malang.

Menpora dan kapolri bersama gubernur dan Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan melakukan ta’ziah ke rumah keluarga korban tewas.

Khofifah melanjutkan, pada korban meninggal yang berasal dari Kabupaten Malang akan mendapatkan tambahan dari pemerintah kabupaten Malang sebesar Rp 10 Juta.

Begitupun yang dari Kota Malang, katanya, setiap korban juga akan mendapatkan Rp 10 Juta dari Pemkot Malang. Plus para korban ini mendapatkan bantuan dari Bank Jatim sebesar Rp 5 juta.

Baca Juga: Update Liga 3 Jawa Tengah. Kompetisi Resmi Ditunda. Ini Laga yang Sebetulnya Siap Digelar Sore Ini

‘’Untuk korban luka yang dirawat di rumah sakit selain ditanggung oleh pemerintah perawatannya, juga akan mendapatkan tambahan sebesarRp 5 juta,’’ jelasnya.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

BRI Liga 1 Dipastikan Kembali Bergulir Tiga Hari Lagi

Sabtu, 3 Desember 2022 | 00:33 WIB
X