Imbas Kerusuhan Arema vs Persebaya. Semoga Tidak Mempengaruhi Piala Dunia U-20, Piala Asia dan Piala Asia U-19

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 16:30 WIB
Mobil polisi yang dirusak suporter saat kerusuhan usai laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam, 1 Oktober 2022. /Dok Istimewa/
Mobil polisi yang dirusak suporter saat kerusuhan usai laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam, 1 Oktober 2022. /Dok Istimewa/

MALANG, suaramerdeka-wawasan.com – Imbas dari kerusuhan Arema vs Persebaya, dikhawatirkan akan merembet ke mana-mana di sendi-sendi persepakbolaan Indonesia yang Timnas-nya sedang mengalami kenaikan cukup bagus bersana Shin Tae-yong nya.

Namun kerusuhan Kanjuruhan ini telah berakibat fatal, dengan banyaknya jumlah korban meninggalkan mencapai ratusan orang.

Kabar terakhir yang dikeluarkan oleh Dinkes Kota Malang, korban jiwa meninggal adalah 130 orang. Tetapi berita simpang siur yang beredar sekitar 153, bahkan ada yang menyebut 180 orang.

Baca Juga: Emblem Piala Dunia U-20 2023 Indonesia Diluncurkan FIFA

"Korban meninggal 130 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang drg Wiyanto Wijoyo, seperti dikutip dari Detik.

Terlepas dari tragedi kemanusiaan, secara aturan, Panpel Arema bahkan klub Arema Fc bisa terkena hukuman dari Komdis PSSI.

Bahkan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan sudah menyebutkan bahwa Arema FC tidak boleh menyelenggarakan pertandingan di sisa musim.

Lantas apa hukuman federasi dibawah FIFA, dalam hal ini PSSI? Tentu, melihat kejadian ini PSSI atau FAI bakal tak akan luput dari sanksi dari FIFA.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Timnas Indonesia U-20. Full Time, Menang 3-2, Garuda Muda Lolos ke Piala Asia U-20 2023

Tentu paling tinggi, adalah di-baned FIFA sebagai konsekwensi logis dari banyaknya korban jiwa dalam kerusuhan Aremania ini.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

BRI Liga 1 Dipastikan Kembali Bergulir Tiga Hari Lagi

Sabtu, 3 Desember 2022 | 00:33 WIB
X