Kerusuhan Arema vs Persebaya. Korban Bertambah Dua Orang, Begini Kronologisnya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 08:44 WIB
Para penonton turun ke lapangan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam, 1 Oktober 2022, buntut kekalahan Arema. (Dok Istimewa)
Para penonton turun ke lapangan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu malam, 1 Oktober 2022, buntut kekalahan Arema. (Dok Istimewa)

MALANG, suaramerdeka-wawasan.com – Kerusuhan Arema FC vs Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan 129 orang, Sabtu, 1 Oktober 2022 mengejutkan semua pihak.

Lantas, bagaimana kronologi tragedi di Kanjuruhan?

Berikut kronologis Kerusuhan Arema FC vs Persebaya Surabaya:

Seperti disampaikan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, laga Arema vs Persebaya yang dimulai pukul 20:00 berlangsung sengit. Di laga ini berakhir kekalahan untuk Arema dengan skor tipis 2-3.

Baca Juga: Korban Tewas di Tragedi Kanjuruhan Diperkirakan Seratus Orang Lebih, Ini yang Terbanyak di Dunia!

Pertandingan Arema vs Persebaya semula berlangsung lancar, bahkan sampai pertandingan berakhir. Sekitar 2034 personil keamanan dikerahkan oleh aparat keamanan untuk mengamankan laga ini.

Namun usai pertandingan sejumlah pendukung Arema yang merasa kecewa timnya kalah mulai turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan cara menghalau mereka keluar dari lapangan.

Namun upaya itu tidak membuahkan hasil secara maksimal. Justru situasi makin tak terkendali. Mereka tidak hanya mengejar pemin dan ofisial, tetapi juga mulai melempar benda-benda ke lapangan.

Puncaknya, aparat keamanan akhirnya melepaskan tembakan gas air mata ke arah suporter. Inilah yang dianggap kemudian memicu suporter berhamburan keluar dari stadion.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X