Buntut Tewasnya Dua Pendukung PSS Sleman dalam Sebulan, Dua Kelompok Besar Suporter Menepi Sejenak

- Selasa, 6 September 2022 | 10:01 WIB
Kemeriahan dalam konfigurasi dari suporter PSS Sleman, saat mendukung tim kesayangannya di Stadion Maguwoharjo. /Dok Istimewa/
Kemeriahan dalam konfigurasi dari suporter PSS Sleman, saat mendukung tim kesayangannya di Stadion Maguwoharjo. /Dok Istimewa/

SLEMAN, suaramerdeka-wawasan.com - Buntut meninggalnya dua orang suporter PSS Sleman dalam kurun waktu sebulan, membuat dua kelompok suporter untuk sementara tidak mendukung kesebelasan kesayangannya.

Awalnya, kelompok suporter Brigata Curva Sud (BCS) yang menepi sejanak tidak mendukung tim kesayangannya PSS Sleman, dalam empat laga.

Kini giliran saudara tuanya menyusul, kelompok suporter Slemania juga rehat sejenak untuk tidak memberikan dukungan kepada PSS Sleman di tribune hijau Stadion Maguwoharjo.

Baca Juga: Madura United Pimpin Klasemen Liga 1 Pekan Kedelapan, Berikut Ini Jadwal Lengkap Pekan Kesembilan

Suporter Slemania yang menjadi penguasa tribune hijau, rehat sejenak sebagai bentuk penghormatan kepada suporter PSS Sleman yang meninggal.

''Kami dari keluarga besar Slemania memutuskan untuk menepi sejenak untuk menghormati keluarga yang sudah mendahului kami.

Di dalam waktu menepi hanya ada satu nama PSS SLEMAN. Sampai jumpa di lain kesempatan,'' tulis keterangan Slemania dikutip dari akun Twitter resmi @S1H_Slemania, Senin, 5 September 2022.

Baca Juga: Korban Tewas Kecelakaan Sekeluarga di Tol Boyolali Tambah Dua Orang, Polisi Buru Truk yang Ditabrak

Tak bisa dipungkiri, hilangnya pemain ke-12 dari PSS Sleman di tribune stadion, bakal memengaruhi tim, apalagi Super Elja selalu jeblok saat menjamu tamu-tamunya di kandang.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro juga mengakui, pengaruh tanpa dua kelompok suporter besar pasti ada pengaruhnya, terutama adalah dukungan dan doanya.

Halaman:

Editor: Eddy Tuhu

Tags

Terkini

X