Italia Hadapi Inggris dengan Kegembiraan

- Jumat, 9 Juli 2021 | 23:14 WIB
Para pemain Italia menunggu giliran shooting dalam latihan di Coverciano (Didik SP)
Para pemain Italia menunggu giliran shooting dalam latihan di Coverciano (Didik SP)

LONDON, suaramerdeka-wawasan.com - Final EURO 2020 yang mempertemukan Inggris melawan Italia di Stadion Wembley, London, Senin (12/7/2021), menjadikan untuk pertama kalinya Inggris tuan rumah final Euro.

Wembley memang beberapa kali menjadi tempat final Piala Eropa, namun baru kali ini Inggris tampil di partai puncak. Jadi, inilah pertama kalinya Wembley menjadi tuan rumah untuk Inggris di final Euro.

Namun, meski menjadi tuan rumah, namun untuk menang dan juara bukanlah perkara mudah bagi Inggris, mengingat Italia salah satu tim yang tak terkalahkan sejauh ini.

Italia, sampai semi final dua hari yang lalu tak terkalahkan di 33 pertandingan terakhir mereka. Memang, permainan mereka tidak meledak-ledak layaknya Spanyol atau Belanda. Tetapi mereka sangat konsisten.

Baca Juga: Jelang Final Euro 2020, Media Italia Ramai Tulis Kekhawatiran Ada Konspirasi UEFA-Inggris

Baca Juga: Harga Tiket Final Euro 2020 Fantastis! Paling Murah Aja Rp 47,9 Juta, Woow...

Belgia sudah merasakannya. Belgia yang banyak difavoritkan sebagai juara akhirnya juga tergelincir ditangan Italia. Begitupun Spanyol, juga harus mengakui keunggulan mereka, meski lewat penalti.

Satu hal yang diakui oleh tim manappun atas Italia di Piala Eropa kali ini adalah mereka bermain dengan kegembiraan. Mereka menganggap pertandingan sepakbola melahirkan kegembiraan.

Tengok bagaimana bisa diacara adu penalti yang begitu menegangkan seorang Gieorgio Chiellini masih bisa bercanda dengan Jordi Alba saat tos tosan penalti.

"Kejuaraan ini sangat emosional, dari pertandingan pertama melawan Turki hingga sekarang,'' kata Chiellini.

Dia mengakui, mengejar gelar Euro yang terakhir mereka genggam di Piala Eropa 1968, adalah mimpi yang telah dikejar selama bertahun-tahun. 

Virus mimpi inilah, kata Chiellini, yang disuntikkan Pelatih Roberto Mancini, ke tim. Karena suntikan yang perlahan-lahan itu, kata Chiellini, membuat ia dan rekan-rekannya terhipnotis dan mulai percaya.

''Dia mengatakan kepada kami untuk memikirkan ide memenangkan EURO. Waktu itu kami pikir dia gila. Tetapi selama beberapa tahun terakhir dia telah menciptakan tim yang sekarang hampir menjadi kenyataan." katanya.

Makanya, Italia, tidak menganggapnya sebagai beban serius. Mereka tetap menjalani sepakbola dengan riang gembira.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Sumber: twitter@azzurri, EURO2020.Com

Tags

Terkini

X