Shin Tae-yong Mencoba Optimitis di Leg 2 Final Piala AFF 2020

- Jumat, 31 Desember 2021 | 13:08 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.  (Istimewa)
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (Istimewa)

SINGAPURA, suaramerdeka-wawasan.com – Tidak ada kata yang tak mungkin di kamus sepakbola Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia. Meski mustahil juara Piala AFF 2020 usai dihantam Thailand 0-4 di leg 1 Final Piala AFF 2020, namun Shin Tae-yong tetap optimistis.

Timnas Indonesia butuh selisih lima gol untuk bisa juara. Dan melihat penampilan di leg 1 itu memang mission impossible. Tetapi seperti kata Shin Tae-yong sebelum laga leg 1, ‘bola itu bundar’.

Dan kini hal itu ia kobarkan ke para pemainnya jelag laga leg 2 Final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura. Shin Tae-yong percaya skuad Garuda bisa dan segalanya bisa terjadi di sepakbola.

Baca Juga: Timnas Indonesia Dipangkas Thailand 0-4, Leg 2 Jadi Laga Mission Impossible

Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah 0-4, Iwan Bule: Bola Bundar, Leg 2 Semua Bisa Terjadi

“Memang kalau melihat pertandingan leg 1 terlihat tidak mungkin, tetapi bola itu bundar. Jika kita bekerja keras hingga akhir, kita akan mendapatkan hasil yang baik,” kata Shin, Kamis 30 Desember 2021.

Diakui oleh pelatih asal Korea Selatan itu, gol cepat Songkrasin memengaruhi penampilan pemainnya, sehingga kalah dengan skor telak.

"Sampai final para pemain memang mempersiapkan diri dengan bekerja keras tapi banyak pemain yang baru pertama kali main di final, dan juga kemasukan gol yang sangat cepat itu memengaruhi pertandingan ini," ujar Shin Tae Yong.

Yang lain, Shin Tae Yong menyoroti kegagalan Alfeandra Dewangga memanfaatkan peluang emas Indonesia pada menit ke-41. Dewangga yang sudah di depan gawang tidak bisa memasukkan bola, hasil kerja keras Witan Sulaeman.

"Jika Dewangga bisa mencetak gol, seharusnya bisa mengubah hasil jadi lebih baik," kata Shin Tae Yong menyesali.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X