Kalah dari PSS Sleman 1-2, Imran Nahumarury Minta Maaf Pada Panser dan Snex

- Jumat, 3 Desember 2021 | 22:47 WIB
Pemain PSIS Semarang mencoba melepaskan diri dari hadangan pemain PSS Sleman dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo. (Didik SP)
Pemain PSIS Semarang mencoba melepaskan diri dari hadangan pemain PSS Sleman dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Manahan Solo. (Didik SP)

Imran mengakui, hilangnya beberapa pemain cukup berpengaruh. Tapi ia tetap mengapresiasi setinggi-tingginya permainan pemainnya secara keseluruhan.

Baca Juga: Imran Nahumarury Siapkan Taktik Strategi untuk PSIS Semarang menghadapi PSS Sleman

"Kami memang kehilangan mereka. Tapi kehilangan banyak pemain bukan alasan bagi saya. Saya selalu katakan saya punya pemain yang bisa ganti mereka. Justru ini yang akan jadi evaluasi buat kami,’’ jelasnya.

Menurut dia, dalam situasi seperti ini sebenarnya menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan mereka pantas menggantikan mereka.

Para pemain muda sudah menunjukkan mereka pantas, mereka bisa menjadi pemain inti meskipun hasilnya tidak sesuai keinginan kita.

"Dan nyatanya mereka bisa menjadi tim inti meskipun hasil tidak sesuai kemauan kita,’’ tegasnya.

Hal ini memang tak bisa dipungkiri. Nyatanya dalam statistik PSIS Semarang unggul jauh dalam hal possession football. PSIS punya penguasaan bola sebesar 61 persen berbanding 39 persen.

Akurasi umpan para pemain PSIS Semarang juga tidak jelek, itu artinya para pemain pengganti juga cukup bagus sehingga tidak gampang kehilangan bola.

Sayangnya kekalahan ini membuat PSIS Semarang terancam turun posisi di klasemen sementara. Kini Wallace Costa dkk berada di posisi keenam dengan nilai 24. Hanya terpaut dua poin dari Borneo FC yang baru bermain 14 kali atau satu kali lebih sedikit.

Satu hal, hasil ini membuat PSIS Semarang mengalami kekalahan pertama dari PSS Sleman sejak 2014 lalu. Terakhir mereka kalah 2-3 dari PSS di Maguwoharjo tujuh tahun silam.

Halaman:

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

X