Kapolda Jateng Ijinkan Liga 3 Jateng Bergulir dengan Prokes Ketat dan Tak Boleh Ditonton

- Selasa, 21 September 2021 | 18:55 WIB
Pengurus Asprov PSSI Jateng dan jajaran Pimpinan Polda Jateng berfoto bersama (Didik SP)
Pengurus Asprov PSSI Jateng dan jajaran Pimpinan Polda Jateng berfoto bersama (Didik SP)

SEMARANG, suaramerdeka-wawsan.com - Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, melarang para suporter tim yang berkompetisi di Liga 3 Jateng untuk tidak datang ke mendukung tim kebanggaannya bertanding.

Pernyataan Kapolda itu disampaikan kepada pengurus Asprov PSSI Jateng dan operator Kompetisi Liga 3 Jateng dalam audiensi di ruang kerja Kapolda, Selasa (21/9/2021).

Kapolda sendiri dalam kesempatan itu menegaskan, Polda Jateng mendukung pelaksanaan kompetisi Liga 3 Jawa Tengah yang akan digelar pada pekan ketiga Oktober mendatang.

Baca Juga: CEO PSIS Yoyok Sukawi: Jangan Jumawa PSIS Semarang!

Baca Juga: PSIS Semarang Resmi Mengumumkan Ian Andrew Gillan Gantikan Dragan Djukanovic

Namun, sekali lagi, ia menegaakan bahwa, seperti kompetisi Liga 1 dan Liga 2, pelaksanaan Liga 3 Jateng ini tidak boleh disaksikan penonton dan wajib memenuhi protokol kesehatan yang ketat.
Hal tersebut untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang masih melanda Indonesia.

"Kami sudah audensi dengan Bapak Kapolda Jateng pada Selasa (21/9). Bapak Kapolda mendukung penuh pelaksanaan kompetisi Liga 3 Jateng.''

''Ini merupakan angin segar bagi persepak bolaan Jawa Tengah setelah dua tahun tidak berkompetisi," ujar Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Edi Sayudi, setelah audensi dengan Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, di Ruang Kerja Kapolda Jateng, Selasa (21/9).

Dalam Audensi tersebut, Edi Sayudi didampingi oleh Sekretaris Purwidyastanto, Putut Wibowoadi, Fani Adi Nugroho (Komite Kompetisi), Agus Hanifuddin (Operator Kompetisi).

Adapun Kapolda Jateng didampingi oleh Karo Ops Kombes Firly Ruspang Samosir, Dir Samapta Kombes Pol Djoko Susilo, dan Dir Intelkam Kombes Pol Djati Wiyoto Abadhy.

Rencananya kick off kompetisi Liga 3 Jateng akan digelar pada 24 Oktober. Sebanyak 26 tim sudah mendaftar menjadi peserta.

Dari jumlah tersebut, akan dibagi menjadi lima grup sehingga masing-masing grup berisi lima hingga enam tim.

Kompetisi akan digelar dengan sistem setengah kompetisi melalui home tournament.

Sejauh ini sudah ada lima klub yang mengajukan sebagai calon tuan rumah. Mereka adalah Kota Magelang, Temanggung, Pemalang, Kota Pekalongan, dan Kendal.

Calon tuan rumah tersebut sudah diverifikasi untuk menentukan kelayakan stadion yang akan dijadikan tempat pertandingan.

"SK penetapan tuan rumah akan segera kami buat. Hal itu penting untuk mengurus perijinan di daerah mulai dari kepolisian hingga satgas Covid-19," kata Edi.

PSSI Jateng akan memfasilitasi penonton untuk mendukung tim kesayangannya saat bertanding dari rumah. Di antaranya melalui live streaming atau siaran tunda.

"Kami berharap klub bisa mentaati ketentuan yang berlaku seperti menjalankan protokol kesehatan yang ketat.''

''Di sisi lain, penonton juga harus patuh tidak usah datang ke stadion. Karena kami sudah menyiapkan live streaming atau siaran tunda," jelas Sekretaris PSSI Jateng, Purwidyastanto.

Halaman:
1
2
3

Editor: Didik Saptiyono

Tags

Terkini

PSIS Semarang Fokus Latihan Hadapi Madura United

Senin, 24 Januari 2022 | 23:52 WIB

PSIS Semarang Optimistis Atasi Arema FC

Minggu, 16 Januari 2022 | 18:45 WIB

Manchester City Jauhi Chelsea Usai Menang 1-0

Sabtu, 15 Januari 2022 | 22:47 WIB
X